Klasifikasi Piutang

Piutang meliputi semua tagihan dalam bentuk uang terhadap perorangan, badan usaha, atau pihak tertagih laiinya. Kredit dapat diberikan dalam bentuk rekening koran atau berdasarkan alat kredit yang sahih yang disebut promes (promisory note). Promes ini biasanya digunakan untuk kredit yang jangka waktunya lebih dari 60 hari.

Secara pengertian promes atau wesel adalah perintah tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu atas permintaan atau pada suatu tanggal yang sudah ditetapkan.

Orang yang akan dibayar yang tercantum dalam promes disebut penerima (payee), sedangkan yang mengeluarkan promes disebut penarik atau pembuat (maker). Suatu perusahaan yang memiliki sebuah promes menyebut promes tersebut sebagai promes tagih(wesel tagih).

Promes yang memberikan bunga disebut wesel dengan bunga, sebaliknya jika tidak memberikan bunga disebut wesel tanpa bunga. Jumlah pada tanggal jatuh tempo disebut nilai jatuh tempo.

Dengan adanya wesel, kreditor memandang lebih kuat dalam pengadilan dan juga wesel juga lebih mudah dicarikan.

Semua piutang yang diharapkan akan tertagih menjadi kas dalam waktu satu tahun, didalam neraca dicatat sebagai aktiva lancar, sedangkan yang tidak dapat ditagih dalam waktu dekat hendaknya dicatat dengan judul “Investasi” dibawah aktiva lancar.

About Administrator

ok deh
This entry was posted in Akuntansi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s