Tujuan Hidup Sederhana

Tujuan hidup sederhana bukanlah hanya kata manis belaka, tetapi benar-benar nyata. Jika kita lihat dari sisi agama islam, bahwa harta yang kita miliki akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah SWT, dari mana didapatkan dan buat apa harta itu digunakan. Jika didapatkan dari yang halal InsyaAllah nilai dan tujuan dari harta tersebut juga halal, walaupun itu kecil.
Tetapi jika yang didapat itu dari proses yang haram, makan nilai dan tujuan harta tersebut menjadi haram. Konteks haram pada zaman sekarang mengalami pergeseran , yang tadinya haram sedikit demi sedikit memiliki konteks halal.

Ada beberapa contoh nyata, yang kita sadari bahwa harta yang kita dapat itu baik tapi sebenarnya tidak baik,
1. Harta yang didapat dari bunga
2. Harta yang didapat dari pekerjaan yang sifatnya haram seperti bekerja di pabrik minuman keras, dipemotongan hewan babi, di toko yang menjual minuman keras.
3. Harta yang didapat dari pekerjaan yang sifatnya riba. contohnya bekerja pada sebuah bank atau yang mengandung riba. Hal ini pasti membuat kita tercengang mengingat banyak karyawan bank. tetapi membantu proses riba jelas haram. Saya selaku penulis dan pemilik blog juga termasuk penikmat harta haram, bukan karena bekerja di bank tetapi menjadi nasabahnya pun termasuk.

Dengan didapatnya harta yang haram membuat tujuan dan nilai yang didapat menjadi haram, yang nantinya akan membuat sipemilik menggunakannya secara negatif, entah itu berjudi, bergaya hidup mewah dan lainnya.

Jika harta yang digunakan untuk berjudi jelas, nilainya menjadi haram. Lantas bagaimana jika bergaya hidup mewah apa ada yang salah?. Hidup mewah membuat kita selalu diliputi rasa kurang,yang akan membuat kita akan selalu ingin terus menamah harta lagi dan lagi, entah itu halal atau haram yang penting nafsu terpenuhi.

Kemudian efek apalagi yang membuat kita bergaya hidup mewah?, saya mungkin mengambil kisah nyata akhir-akhir ini pada bulan agustus 2011 bertepatan dengan bulan Ramadhan 1432H, kisah pertama ada orangtua yang memberikan(izin atau hak milik) sebuah mobil kepada anaknya yang masih SMA, kemudian anak ini mengikuti acara sahur on the road, dan dia kebut-kebutan dengan membawa teman-temannya, kemudian terjadi kecelakaan pada mobil itu, dua temannya yang perempuan meninggal. Hal ini adalah efek negatif secara langsung dari bergaya hidup mewah dan jika disambungkan dengan bahwa anak perempuan tidak baik untuk keluar malam dengan lawan jenis, jelas ini ada “balasan langsung”, maaf jika keluarga melihat tulisan saya ini, bahwasanya Allah memberikan sebuah contoh yang secara langsung tetapi oleh manusia dianggap suatu kebetulan sehingga hal ini secara berulang-ulang terjadi dan terjadi lagi.

About Administrator

ok deh
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s